Baru Terpilih, Wali Kota New York Akan Masukkan Kripto ke Kurikulum Sekolah

Wali Kota New York yang baru terpilih, Eric Adam, berencana akan memasukkan aset digital kriptokurensi atau kripto dan blockchain ke dalam kurikulum sekolah. “Kripto adalah cara baru untuk membayar barang dan jasa, saya ingin sekolah mengajarkan cara berfikir baru, salah satunya soal aset digital,” ujar dia, Selasa, 9 November 2021.

Adams merupakan penggemar berat kripto yang baru-baru ini menjadi berita utama karena menyatakan bahwa dia akan mengambil tiga gaji pertamanya dalam bentuk Bitcoin. Bahkan dia juga mengisyaratkan niatnya untuk menjadikan New York sebagai pusat industri kriptokurensi setelah mulai bekerja pada Januari 2022.

Mantan anggota di Departemen Kepolisan New York itu menyebutkan bahwa kota yang dipimpinnya adalah Empire State, yang merupakan pusat inovasi mulai dari mobil self-driving, drone, keamanan siber, dan ilmu kehidupan.

“Saya ingin berbicara tentang blockchain dan bitcoin, orang-orang muda di jalan berhenti dan bertanya kepada saya: Apa itu? Tentang apa?,” kata Adams.

Selain itu, pria berdarah Afrika-Amerika itu juga menjelaskan bahwa menjadikan Bitcoin sebagai bagian yang lebih besar dari ekonomi New York akan membutuhkan banyak pekerjaan. “Kami akan melihatnya, dan kami akan melangkah dengan hati-hati. Kami akan memperbaikinya.”

Pernyataan Adams telah ditanggapi oleh pakar ekonomi yang juga seorang profesor di Harvard University, Jason Furman. Dia menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan keputusan investasi yang salah. “Itu saran investasi yang salah bagi masyarakat New York,” tutur Furman.

Namun, Adams segera dengan cepat menanggapinya dan mengatakan bahwa apa yang dia sampaikan adalah keputusan pribadi. Setelah kehilangan ribuan dolar dalam kehancuran pasar saham di masa lalu, Adams mencatat bahwa Bitcoin sama fluktuatifnya dengan beberapa investasi lain.

GADGETS NDTV | CNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.